Selasa, 04 Oktober 2011

Pengaruh Media Terhadap Budaya

Media massa mampu menyalurkan informasi kepada khalayak ramai di berbagai daerah secara serentak. Karena itu, media massa dipandang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi khalayak. Ia dapat membentuk segala pandangan publik, mulai dari opini publik sampai kebudayaan masyarakat.

Media massa memiliki dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang. Sebagai contoh, lihat saja Shinta dan Jojo yang populer karena mengunggah video keong racun di situs youtube atau perkembangan reshuffle kabinet yang menuai berbagai respon rakyat sampai berpengaruh ke masalah ekonomi. Semua ini dikarenakan adanya publikasi dari media massa.

Dampak jangka panjang lebih sering dipermasalahkan karena mempengaruhi budaya suatu masyarakat yang menerima pesan. Budaya massa merupakan sebutan untuk budaya yang tercipta karena media massa. Menurut Bennet dan Tumin, kebudayaan massa adalah  seperangkat ide bersama dan pola perilaku yang memintas garis sosio-ekonomi dan pengelompokan sub-kultural dalam suatu masyarakat yang kompleks 

Budaya massa adalah budaya populer yang diproduksi untuk pasar massal. budaya ini diproduksi massal dan dipasarkan untuk mendapatkan profit dari konsumen bagi kaum kapitalis. Menurut Aliran Frankfurt, budaya populer adalah budaya massa yang dihasilkan industri budaya untuk stabilitas maupun kesinambungan kapitalisme

Budaya populer ini memiliki rumusan, berulang, mengagungkan kenikmatan, sentiimental, sesaat, mengorbankan nilai-nilai keseriusan, mengorbankan intelektualitas. Budaya populer atau kerap disebut budaya pop sering disebut budaya tingkat rendah.

Musik pop adalah salah satu bentuk dari budaya pop. Semua orang dapat dengan mudah menikmati musik ini. Tidak memiliki tingkat intelektualitas tertentu untuk menikmati musik ini. Liriknya dapat dengan mudah menyentuh hati para pendengar, mengembangkan fantasi mereka atau malah menjadi pelarian. Berbeda dengan musik jazz digolongkan dalam budaya tingkat tinggi. Butuh intelektualitas untuk memainkan dan mengapresiasi musik aliran ini.

Media dapat membentuk pandangan masyarakatnya sedemikian rupa dan juga bisa menjadi cerminan dari khalayak media tersebut. Media diharapkan dapat memberikan asupan-asupan nilai positif bagi khalayaknya. Kemudian menggiring khalayak untuk menjadi penikmat tayangan atau informasi berkualitas. Perlu diingat, media bukan hanya alat pengeruk keuntungan, tapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk emndidik khalayaknya.

Sumber foto: karodalnet.blogspot.com/2010/07/foto-shinta-dan-jojo.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar